Saturday, 13 October 2012

quantum fitrah


Quantum Fithrah

Siapakah diri kita sejati. Apakah fisik kita ataukah Ruh kita? Mari kita lakukan perjalanan FITRAH..

"Fitrah" berasal dari kata "Fa-tha-ra" yang artinya "membelah", "memecah", atau "membagi". Oke, untuk kembali ke fitrah, mari kita BELAH-BELAH diri kita, kita BAGI-BAGI diri kita, kita "mutilasi" diri kita secara hakikat.

Ketika fisik dibagi dan terus dibagi maka akan menjadi molekul. Molekul bila terus dibagi menjadi atom, dan seterusnya, seterusnya, seterusnya menjadi informasi dan akhirnya menjadi TIADA... (lihat gambar)

Sungguh, inilah jati diri sejati kita yaitu ketiadaan, nol, nothing ... gak ada apa-apa... walaupun saya ngaku-ngaku konsultan tapi sejatinya saya ini nol, kosong, tiada.... yang ada hanyalah DIA...

Maka wajar bila mulai banyak terjadi bencana di dunia ini ketika semua orang ingin tampak ADA dihadapan lainnya, ingin EKSIS, ingin TERKENAL, ingin terlihat HEBAT..

Tawuran antar siswa pun terjadi hanya karena perkara "ingin lebih eksis di bandingkan dengan lainnya"

Siapapun yang berniat ingin eksis maka ia telah melawan fitrahnya. Karena fitrah sejati kita yaitu tidak eksis. Kecuali DIA berkehendak lain ...

Isi adalah kosong, kosong adalah isi. Ada adalah tiada, tiada adalah ada. Perhatikanlah, sebagaimana Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam yang tidak pernah kepengen terkenal justru menjadi sangat terkenal. Tidak terkenal eh malah terkenal, tiada eh malah ada, gak eksis eh malah eksis.

Artinya, semakin Anda sadar diri, semakin fitrah, semakin tidak merasa hebat, maka Allah akan mulai memperjalankan Anda menuju tangga kehebatan. Ya, semakin Anda tidak merasa eksis, tidak sibuk mengeksiskan diri di depan makhluk, maka Allah lah yang akan mengeksiskan Anda.

"Sungguh segala sesuatu itu tiada, kecuali yang hanya ada abadi hanyalah wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Maka nikmat Tuhan kamu yang mana lagikah yang kamu dustakan" (Q.S. 55: 26-28)

Puncak dari kenikmatan, puncak dari penemuan jati diri, puncak dari kehambaan adalah ketiadaan ...

No comments:

Post a Comment