Wednesday, 4 September 2013

minyak

PERGERAKAN HARGA MINYAK DI MALAYSIA SEMENJAK 1990-2013

Sebelum 90 - RM 0.89
Tahun 1990 - RM 1.10 (kenaikan RM 0.21)
01/10/2000 - RM 1.20 (kenaikan RM 0.10)
20/10/2001 - RM 1.30 (kenaikan RM 0.10)
01/05/2002 - RM 1.32 (kenaikan RM 0.02)
31/10/2002 - RM 1.33 (kenaikan RM 0.01)
01/03/2003 - RM 1.35 (kenaikan RM 0.02)
01/05/2004 - RM 1.37 (kenaikan RM 0.02)
01/10/2004 - RM 1.42 (kenaikan RM 0.05)
05/05/2005 - RM 1.52 (kenaikan RM 0.10)
31/07/2005 - RM 1.62 (kenaikan RM 0.10)
28/02/2006 - RM 1.92 (kenaikan RM 0.30)
04/06/2008 - RM 2.70 (kenaikan RM 0.78)
01/09/2009 - RM 1.80 (Turun RM 0.90)
16/07/2010 - RM 1.85
04/12/2010 - RM 1.90
03/09/2013 - RM 2.10 (kenaikan RM 0.20)

Era Dr Mahathir:- (1990-2003) 13 tahun Kenaikan sebanyak 46sen.
Era Abdullah Ahmad Badawi:- (2003 - 2009) 5 1/2 tahun - kenaikan sebanyak 1.38sen & penurunan sebanyak 90sen.
Era Mohd Najib Abdul Razak (2009 - 2013) 4 tahun - kenaikan sebanyak 25 sen

Fenomena kenaikan harga barang pernah terjadi di zaman Rasul saw dan sahabat-sahabat r.a. bertanyakan kepada Baginda saw:-
“Wahai Rasulullah, harga-harga barang banyak yang naik, maka tetapkan keputusan yang mengatur harga barang.”

Jawab Baginda saw;
"Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menetapkan harga, yang menyempitkan dan melapangkan rezeki, Maha Pemberi rezeki. Sementara aku berharap dapat berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada seorang pun dari kalian yang menuntutku disebabkan kezalimanku dalam urusan darah maupun harta.”
(Riwayat Ahmad, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah)

(1) Sesungguhnya Allah Dzat Yang Mentakdirkan Semua Harga. (Tauhid Af'al)
(2) Sesungguhnya Kenaikan Harga Tidak Mempengaruhi Rezeki Seseorang.
Rezeki, ajal maut & jodoh pertemuan adalah rahsia ALLAH. Yakinlah, rezeki yang Allah tetapkan tidak akan bertambah maupun berkurang. Meskipun harga barang meningkat, itu sama sekali tidak akan mengganggu rezeki kita yang telah ditetapkan.

Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :
“Dan kalaulah Allah memewahkan rezeki bagi setiap hambaNya, nescaya mereka akan melampaui batas di bumi (dengan perbuatan-perbuatan liar durjana); akan tetapi Allah menurunkan (rezekiNya itu) menurut kadar yang tertentu sebagaimana yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Ia Mengetahui dengan mendalam akan segala keadaan hambaNya, lagi Melihat dengan nyata.
(Surah Asy-Syuura, ayat 27)

والله أعلم بالصواب
wa ALLAHu 'alam bi as-sowwab

No comments:

Post a Comment